BeritaPengabdian Masyarakat

Mengabdi untuk Masyarakat dalam Program Pembinaan dan Pengembangan Seni (P3WILSEN) ISI Yogyakarta di Kalurahan Gading Playen Gunung Kidul

Oleh: M. Yoga Supeno dan Hariyanto

Senin, 11 Juli 2022 telah dilaksanakan penerjunan Program Pembinaan dan Pengembangan Seni (P3WILSEN) oleh LPM ISI Yogyakarta bertempat di kantor Kalurahan Gading Playen Gunungkidul. Kegiatan penerjunan dipimpin langsung oleh bapak Edy Subagya Riyadi, S.IP. dari LPM ISI Yogyakarta dan diterima oleh Lurah Kalurahan Gading bapak Suyanto. Dosen yang terlibat dalam program P3WILSEN di desa Gading yaitu M. Yoga Supeno, M.Sn dari Jurusan Etnomusikologi dan Hariyanto, M.Hum dari Jurusan Pedalangan FSP ISI Yogyakarta. Mahasiswa yang terlibat berasal dari lintas keilmuan seni antara lain Ria Setiawan (Etnomusikologi), I Gede Mei Sutrisna Yasa (Etnomusikologi), Ananda Rizki Nugraha (Pedalangan), Alfirahma Astia Putri (Tari), Firda Adelia Pertiwi (Tari), dan Ngatimin (Karawitan).

Program ini dilaksanakan dari tanggal 11 Juli dan berakhir pada tanggal 12 Agustus 2022. Kelompok yang dibina merupakan kelompok kesenian yang berasal dari Kalurahan Gading  meliputi seni gejog lesung “Nawang Sih”, dolanan anak “Gandes Luwes”, jathilan “Sekar Kedaton”, Karawitan “Roso Laras”, sanggar tari “Sekar Pertiwi”.  Kegiatan P3 WILSEN di Desa Gading bertujuan untuk berbagi wawasan ilmu dalam bidang seni pertunjukan khususnya etnomusikolog, tari, pedalangan meliputi aspek musikal, koreo, pakeliran, tata kelola dan sebagainya. Harapannya, melalui kegiatan ini akan terbangun wawasan keilmuan tentang seni yang dapat dinegosiasikan dengan khasanah lokal untuk pemajuan kesenian di Kalurahan Gading.

P3 WILSEN menjadi wahana kerja kolaboratif antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam upaya melestarikan dan mengembangkan potensi kesenian lokal. Kegiatan ini merupakan bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi civitas ISI Yogyakarta dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Persentuhan antara dosen, mahasiswa dan masyarakat Kalurahan Gading dapat menjalin suatu kemitraan yang sinergis, dengan demikian hal tersebut sangat berarti bagi perkembangan seni. Perguruan tinggi mendapatkan masukkan yang berarti bagi kerjasama tersebut karena segala sesuatu yang berkaitan dengan seni di masyarakat dapat diketahui secara mendalam. Akhirnya dapat menarik kesimpulan langkah apa yang harus dilaksanakan dalam usaha pengembangan seni yang ada di masyarakat.

Bagi pemerintah setempat, diharapkan dengan meningkatkan kualitas seni yang ada di masyarakat dengan program P3WILSEN, pemerintah daerah mendapatkan manfaat yang positif signifikan dari peningkatan grup kesenian itu selaras dengan tujuannya yakni menjadikan daerah wisata dengan mengoptimalkan kesenian setempat.