Jurusan Etnomusikologi ISI Yogyakarta Menyelenggarakan FGD APSEI & Seminar Internasional

Oleh: Ribeth Nurvijayanto

Dipenghujung tahun 2022 Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta menyelanggarakan Seminar Internasional bertajuk Menakar Wacana Ekologi, Religi, dan Edukasi dalam Etnomusikologi. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 12 November 2022 bertempat di Gedung kuliah Umum Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta. Hadir sebagai panelis antara lain Prof.Dr. Victor, M.Ed, (ISI Yogyakarta), Prof. Triyono Bramantyo, M.Ed., Ph.D. Prof. Dr. Shahanum Md Shah (UiTM Malaysia), Dr. Surasak Jamnongsarn (Srinakharinwirot University, Thailand), Kathryn Anne Emerson, Ph.D. (Amerika Serikat), Dr. I Nyoman Cau Arsana, S.Sn., M.Hum. (ISI Yogyakarta). Moderator seminar oleh Drs. Krismus Purba, M.Hum., dan Drs. Joko Tri Laksono, M.A., M.M.

Seminar ini merupakan hasil kerjasama Jurusan Etnomusikologi FSP ISI Yogyakarta dengan Asosiasi Program Studi Etnomusikologi Indonesia (APSEI) dan Masyarakat Etnomusikologi Indonesia (MEI). Drs. Sukoco, M.Hum, selaku ketua panita menyampaikan bahwa kegiatan seminar baik skala nasional maupun internasional menjadi program tahunan yang diselenggarakan oleh Jurusan Etnomusikologi FSP ISI Yogyakarta. Seminar internasional ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan dengan format hybrid pasca pemberlakuan social distancing pandemic covid 19. Prof. Drs. Mauly Purba, M.A.,P.hD. selaku ketua Masyarakat Etnomusikologi Indonesia memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan implentasi program Masyarakat Etnomusikologi Indonesia (MEI) yaitu menyelenggarakan berbagai aktivitas penelitian, pendokumentasian, pergelaran, pelatihan dan advokasi musik dalam konteks budaya.

Wakil Rektor I Dr. Hanggar Budi Prasetya, M.Si. mewakili Rektor ISI Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan diselenggarakan kegiatan ini menjadi pertanda hubungan baik antara Jurusan Etnomusikologi ISI Yogyakarta dengan Asosiasi Program Studi Etnomusikologi Indonesia (APSEI) dan Masyarakat Etnomusikologi Indonesia (MEI). Tema Menakar Wacana Ekologi, Religi, dan Edukasi dalam Etnomusikologi sangat relevan dengan situasi global saat ini, dimana perang terjadi dimana-mana baik isu agama maupun geopolitik, krisis iklim dan pangan juga menjadi perhatian yang serius oleh masyaraka dunia. Melalui Etnomusikologi diharapkan dapat menghasilkan wacana-wacana pengetahuan yang membangun dalam menyelesaikan isu-isu global tersebut.

Satu hari sebelumnya, tanggal 11 November 2022 diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) anggota Asosiasi Program Studi Etnomusikologi Indonesia (APSEI) di mini concert Jurusan Etnomusikologi ISI Yogyakarta. Hadir dalam agenda tersebut perwakilan struktural Prodi Etnomusikologi di Indonesia dari berbagai perguruan tinggi meliputi ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Mulawarman Kalimantan Timur, dan Institut Kesenian Jakarta. FGD APSEI tahun 2022 membahas tentang kerjasama program studi Etnomusikologi dalam rangka menyelenggarakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil FGD tersebut menghasilkan nota kesepahaman dalam melaksanakan MBKM yang hasilnya akan dapat direalisasikan pada semester berikutnya atau tahun ajaran baru.

Peserta FGD Asosiasi Program Studi Etnomusikologi Indonesia (APSEI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.